In
the midnight, Tiba2 pengen banget nulis lagi…
Mungkin
ini efek dari kiriman tulisan temen kosan beberapa hari yang lalu soal masa
kuliah dan mimpi-mimpi kita. Aaaaah….
Masa
kuliah itu masa yang paling menyenangkan. Bak putaran rubik yang membingungkan,
mozaik kisah yang bemacam-ragam dan
potongan puzzle
terakhir yang menjadikan kita seperti Thomas
Alva Edison saat
menemukan lampu pijar. Cukup kompleks memang. But, it’s so fun. Nah, ngomongin
soal masa kuliah, semuanya gak terlepas dari sosok teman2. Human is an social
person, right?
Kali
ini pengen memberikan deskripsi atau opini pribadiku terhadap temen2 masa
kuliah terlebih dahulu, okey? Berikut list subject terpenting dalam riwayat
pertemanan semasa kuliah dl :
1.
PUTRI RIMADHANIA alias BULEX
2. MEGA FAJRI
AINI SARAGIH alias EGA ACHA-ACHA
3. YULIANA
IDHAM alias YUYA LOLA
4. ARIE
RAHMAWATI alias PREMAN
5. DWI FURY
MAULINA alias PUYI CUBY
6.
ABDI RAMOMA alias FLAMBOYAN KELAS TEMPAYAN
First
of all….
Sosok
cuek, tomboy, supel dan asma.
Cuek
karna seperti yg aq perhatikan, dia tdk
pernah menatap mata lawan bicaranya lebih dari 10 detik. Tomboy, karna rambut
tipis nan kemerahan diatas kepalanya di potong pendek bak gaya seorang pria
–yang kelak ia pertahankan hingga kira2 2th berikutnya-. Tp dia adalah sosok yg supel. itu terlihat dari betapa
banyaknya teman atau senior sekalipun yang peduli pd nya. Kalian pasti tau
betapa susahnya menaklukan hati para senior di jajaran kepanitian ospek bukan?
And you know what, itu bukan hal yg sulit baginya. Namun, kemampuan menaklukan panitia ospek itu tdk bs ia gunakan untuk menaklukan suhu minus
oC, debu berlebihan atau kelelahan nya. Yah, karna hal-hal tersebut
akan membuatnya Bengek karna Asma. Hal
tersebut jugalah yg menjadi kesan pertamaku pada sosok PUTRI RIMADHANIA alias
BULEX.
Tapi sungguh “don’t judge the book by the
cover” teman...
Entah mungkin karna kt satu kelas dan
sering pergi sama2 atau obrolan ringan di DPR sbelum msk kelas dan bisa jadi
juga karna pempek buatan mamanya yg enak, kita (dan 4
teman lain nya) akhirnya bisa jd teman dekat.
Dan dari kedekatan itulah aq bisa menyimpulkan beberapa dari kesan pertama terhadap Bulex itu salah. Dari sikap cuek
nya ternyata dia adalah sosok yang sangat CARE dg teman2 nya, termasuk aku. Dan
itu sifat nya yg paling menonjol dimataku. Aq sendiri jg tdk mengerti kenapa,
tp dia selalu ada saat aq merasa sedih, takut, resah, marah, down (galau lah klo
bahasa jaman skarang nya sih). Dia hampir slalu ada, entah itu untuk menghibur,
menenangkan atau hanya sekedar duduk utk mendengarkan. Seperti saat aq mendapatkan
nilai C utk Mata Kuliah Kimia Analitik, yg aq nilai itu tdk fair bagiku. Dan aq sangat2 berterima kasih utk itu. That’s a friend for.
Dan
ternyata dia jg berbakat dlm mengingat detail2 kecil. One day, waktu kt KKN
tiba2 ada kiriman boneka dr nya, tokoh cartoon favorite ku, Donald Duck. Padahal
prasaan aq gak pernah kasih liat bagaimana rasa kesukaan aq trhadap tokoh itu,
paling cm sempet ngungkapin doang, tp kok bs inget sih?
Dan
dia satu-satunya teman kuliah yang sering panggil aq dg nama panggilan dirumah,
Peni. Itu cukup membuat aq merasa gak jauh dr keluarga meski aq hrs tinggal dirantau
sana.
Oh
y, Yang paling takjub lg, baru2 ini dia ngingetin tentang topic curhat2an kt dl
tentang cita2 pengen jd Gengster. What? Kok bs sih? Aq aja dah lp, hahaha….
Bule..
bule.. bule…
Ok,
mungkin tulisan diatas hanya yg berkaitan dg ku. Sebenarnya banyak hal menarik lainnya.
Tp mungkin yg paling aq ingat dan tau betul dengan persis yah yg berkaitan
langsung dg ku, yah spt itu.
Dan
maaf jg klo gaya tulisan nya ini rada baku dan kaku. Maklumlah, akhir2 ni lg
gila bgt sama tulisan2 para filsuf. Moga ja orang nya gak berkeberatan yah
(^_^)v
To
be continue……….
Next
episode : Kita kupas the second subject

Terima kasih Peni :)
BalasHapusBuat tulisannya.. Smg sya bisa lebih menghargai pertemanan yah :)
Tengkyuuu..
Salam TeKper 😂